Home » » Gejala demam berdarah (DBD) pada balita

Gejala demam berdarah (DBD) pada balita

Gejala demam berdarah (DBD) pada balita
Balita atau anak adalah individu yang sangat rentan terkena penyakit yang satu ini. Namun, jika seorang anak atau balita menderita DBD sering tidak menunjukkan gejala secara signifikan. Jadi anda perlu lebih mengawasi anak anda.
Gejala demam berdarah baisanya muncul pada hari ke 2 hingga hari ke 7. Namun seperti yang sudah saya katakan tadi bahwa tidak semua anak atau balita yang mengidap DBD menunjukan gejala. Beberapa anak atau balita bisa menunjukka gejala ringan setelah 4 hari hingga 2 minggu setelah digigit oleh nyamuk Aedes Aegipty.

Gejala yang bisa ditimbulkan anak dan balita 
1. Mendadak demam tinggi mulai dari 38 - 40 derajat celcius
2. Pendarahan ringan dari gusi dan juga mimisan
3. Sakit kepala berat
4. Kulit sangat mudah memar
5. Hilang nafsu makan
6. Timbul gejala seperti flu seperti pilek dan batuk
7.  Sakit di belakang mata, nyeri sendi

Gejala yang ditimbulkan oleh anak dan balita sata terinfeksi DBD termasuk dalam gejala yang ringan karena pada dasarnya mereka baru pertama kali terkena penyakit ini. Hal ini sangat berbeda jika anak yang lebih besar atau dewasa terkene DBD, karena anak yang sudah dewasa umumya menimbulkan gejala yang lebih berat.

Anak yang menderita demam berdarah dengue biasanya akan menunjukkan gejala seperti diatas. Biasanya gejala tersebut timbul di hari ke 2 hingga 7. Jika demam seorang pengidap DBD telah reda, ini bukan berarti dia sudah sembuh, melainkan akan timbul masalah baru seperti masalah pencernaan lagi seperti mual, muntah, dan sakit perut.

Jika anak anda atau balita mnegalami gejala-gejala seperti diatas, maka sebaiknya cepatlah bawa ke dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Hal yang bisa dilakukan jika bayi mengidap DBD ringan
Untuk DBD yang ringan, dapat diobati dengan banyak minum air putih untuk menjaga agar menjagatubuhnya terhindar dari dehidrasi dan tentunya biarkan dia banyak istirahat. Usahakan juga untuk memberikan obat penurun demam namun saran saya jangan gunakan obat penurun panas yang mengandung aspirin karena bisa menyebakan pendarahan.

Nah, jika anda ingin lebih yakin mengenai keadaan anak atau balita anda,lebih baik langsung dibawa ke dokter karena Anak adalah Titipan Tuhan yang Harus Kita jaga.




0 komentar:

Posting Komentar

Tanpa verifikasi dan moderasi